Rabu, 11 November 2020

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

          Pasar uang dan pasar modal tentu saja berbeda baik itu instrumen yang di perjualbelikan ataupun jangka waktunya.
Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi definisi : 
a. Pasar uang (money market) adalah pasar ini instrumen finansial jangka pendek umum yang diperjualbelikan berkualitas tinggi. Jangka waktu instrumen pasar uang  jatuh tempo dalam waktu 1 tahun atau kurang. Pasar uang sering juga disebut pasar kredit jangka pendek.
b. Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya seperti : menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan dan sebagainya.

          Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi instrumen yang di perjual belikan : 
a. Instrumen yang diperjualbelikan di pasar uang, sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat berharga pasar uang (SBPU), sertifikat deposito, call money, commercial paper, repurchase agreement, treasurry bills, promissory notes.
b. Instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal, saham, obligasi, derivatif dari efek.

         Perbedaan pasar uang dan pasar modal yang mudah di pahami :
1. Produk pasar uang bersifat jangka pendek < 270 hari. Otoritas tertinggi pasar uang adalah BI. Pasar sekunder pasar uang tidak selalu ada. Pasar uang ada di antara Bank. pasar uang hanya memiliki turunan produk reksadana.

2. Pasar modal bersifat jangka panjang.
Otoritas tertinggi pasar modal adalah departemen Keuangan. Pasar modal ada pasar sekunder nya. Pasar modal terjadi di bursa efek. Pasar modal memiliki produk turunan opsi warrant dan right.

                      Daftar Pustaka

Binhadi, “Financial Sector Deregulation, Banking Development and Monetary Policy : The Indonesian Experience (1983-1993)”. 
Institute Bankir Indonesia, 1995.
Bofinger, Peter” Monetary Policy : Goals, Institution, Strategies, and  Instruments” Oxford University Press 2001. 
Direktorat Pengelolaan Moneter” Kebijakan Pasar Keuangan : Pasar
Uang dan Pasar Modal” Bahan Pendidikan Calon Pegawai Muda bank Indonesia, 2002. 
Direktorat Pengelolaan Devisa.”Kajian Alternatif Piranti Transaksi Derivatif Dalam Rangka Pengendalian Risiko Pengelolaan Cadangan Devisa”, 2002


Pasar Uang dan Saluran Transmisi Kebijakan Moneter

     Pasar uang adalah pertemuan dalam suatu pasar yang abstrak untuk memperoleh demand dan supply dana jangka pendek dalam pasar uang, valuta asing diperlukan untuk membayar kegiatan ekspor impor dan utang luar negeri. 
         Adapun saluran transmisi kebijakan moneter merupakan interaksi transmisi antara otoritas moneter atau Bank sentral dengan perbankan dan lembaga keuangan lainnya serta pelaku ekonomi di sektor riil.
Adapun saluran transmisi kebijakan moneter ada 5, yaitu :
1. Saluran langsung, yang mengacu pada teori klasik mengenai peranan uang dalam perekonomian
2. Saluran suku bunga, yang menekankan pentingnya aspek harga di pasar keuangan terhadap berbagai aktivitas ekonomi di sektor riil
3. Saluran nilai tukar, hampir sama dengan saluran suku bunga saluran ini menekankan pentingnya aspek perubahan aspek finansial terhadap berbagai aktivitas perekonomian
4. Saluran harga aset yaitu perubahan harga kaset, baik aset finansial maupun aset fisik banyak dipengaruhi secara langsung oleh kebijakan moneter
5. Saluran ekspektasi ini semakin penting dalam transmisi kebijakan moneter ke sektor riil karena merupakan salah satu pertimbangan dalam mengambil langkah bisnis kedepannya.
          Karakteristik pasar uang yaitu transaksi jual beli tidak terikat pada tempat tertentu, Hanya memenuhi dana jangka panjang, mekanisme pasar uang lebih menekankan pada pertemuan antara pemilik dan mereka yang membutuhkan dana.


              Daftar Pustaka


Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank IndonesiaPerkembangan Pasar Keuangan di Indonesia, berbagai issue.
Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Perkembangan Pasar Keuangan di Indonesia, Semester I 2002.
Federal Reserve Bank of Richmond, Richmond, Virginia, 1998.

Pasar Uang di Beberapa Negara

          Pasar valuta asing atau biasa di singkat Valas merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan. Pasar valuta asing adalah suatu pasar yang unik karena :
1. Volume perdagangannya
2. Likuiditas pasar yang teramat besar
3. Banyaknya serta variasi dari pedagang di pasar valuta asing
4. Geografis penyebarannya jangka waktu perdagangannya yang 24 jam sehari kecuali akhir pekan
5. Aneka ragam faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.

          Ada 6 peringkat teratas matauang yang diperdagangkan, yaitu :
1. United stated dollar (USD) $
2. Eurozone euro (EUR) €
3. Japanese Yen (JPY) ¥
4. British poundsterling (GBP) £
5. Swiss Franc (CHF) -
6. Australian Dollar (AUD) $

          Proses transaksi di bursa valuta asing yaitu orang dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara objektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang dilakukan. Ada juga transaksi dua arah yaitu transaksi valuta asing yang dapat dilakukan dengan cara dua arah dalam mengambil keuntungannya. Seseorang dapat membeli dahulu (open buy) lalu ditutup dengan menjual (sell) ataupun sebaliknya melakukan penjualan dahulu lalu ditutup dengan membeli.
          Pemain pasar valuta asing itu antara lain adalah dana pensiun, perusahaan asuransi Reksadana, dan investor institusi, pasar uang antar bank atau PUAB, dunia bisnis, bank sentral, perusahaan manajemen investasi, Hedge funds, dan pialang valuta asing.

         Adapun 10 pedagang valuta asing terbesar yaitu :
1. Deutsche Bank (19,26)
2. UBS AG (11,86)
3. Citigroup (10,39)
4. Barclays Capital (6.61)
5. Royal Bank Of Scotland (6,43)
6. Goldman Sachs (5.25)
7. HBSC (5,04)
8. Bank Of America (3,97)
9. JPMorgan chase (3,89)
10. Merrill Lynch (3,68)


                  Daftar Pustaka

Timothy Q.Cook and Jeremy G.Duffield,” Money Market Mutual Funds and Other Short-Term Investment Pools” Federal Reserve Bank of  Richmond, Richmond-Virginia 1998. 
The Reuters Financial Training Series. An Introduction to Foreign Exchange & Money Markets, John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd, Singapore 1999.

Bentuk dan Pelaku Pasar Uang

          Pasar uang (money market), atau juga disebut dengan pasar kredit jangka pendek adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana, surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu 1 tahun atau kurang dari 1 tahun. Lalu bagaimana bentuk dari pasar uang tersebut ? Bentuk dari pasar uang, yaitu sebagai berikut :
1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI) adalah sejenis surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku bank sentral dan ditunjukkan untuk dibeli oleh bank umum dengan nilai nominal yang sangat besar. Tujuan Bank Indonesia mengeluarkan SBI untuk mengurangi peredaran uang di dalam masyarakat.
2. Surat berharga pasar uang (SBPU) adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank umum dan dibeli oleh Bank Indonesia dengan nilai nominal yang cukup besar. Tujuannya untuk meningkatkan likuiditas bank umum dan menekan laju inflasi.
3. Sertifikat deposito adalah semacam surat berharga yang dikeluarkan Bank terhadap simpanan nasabahnya dengan tingkat suku bunga dan periode jatuh tempo yang ditentukan. Deposito biasanya memiliki jangka waktu jatuh tempo 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.
4. Treasurry bills adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah negara dengan jangka waktu kurang dari satu tahun sistem jual beli pada treasury bills ini yaitu investor membeli dengan harga diskon kemudian saat jatuh tempo, investor akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga diskon dan harga nominalnya.
5. Promissory notes adalah surat sanggup bayar yang membuktikan adanya utang piutang jangka pendek antara kreditur dan debitur surat pernyataan kesanggupan untuk membayar transaksi utang piutang jangka pendek yang dilakukan kreditur dan debitur.
6. Commercial paper adalah utang yang dikeluarkan suatu perusahaan atau bang berkapitalisasi besar kepada investor tanpa adanya jaminan (collateral) yang dipakai untuk membiayai kewajiban jangka pendek. Commercial paper ini menjadi salah satu alternatif terbaik untuk menambah modal usaha, ketimbang meminjam pembiayaan di bank.
7. Call money dipakai untuk kegiatan transaksi pinjam meminjam sejumlah dana yang dilakukan antara bank dengan jangka waktu pendek yaitu maksimal 1 tahun dan juga digunakan ketika bank membutuhkan atau perlu mengalihkan kelebihan dana jangka pendek yang sifatnya sementara.
8. Bankers acceptance adalah surat berharga yang dipakai untuk kegiatan ekspor dan impor barang, dapat juga digunakan dalam transaksi valuta asing (valas) bentuk pasar uang 1 ini merupakan wesel berjangka dan diterima eksportir untuk sejumlah barang ekspor impor yang diperjualbelikan.
9. Repurchase agreement adalah transaksi jual-beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu.
          Lalu siapa saja para pelaku pasar uang ? pelaku pasar uang yaitu pihak yang meminjam dana disebut demander dan yang meminjamkan dana disebut supplier.
Adapun para pelaku pasar uang adalah pemerintah, Bank sentral, Bank komersial, sektor bisnis, perusahaan sekuritas dan investasi, dana pensiun, dan individu.

                 Daftar Pustaka

Walter, John R” Short-Term Municipal Securities” Federal Reserve Bank of Richmond, Richmond-Virginia 1998. 
Welteke, Ernst. Cross Effects between monetary policy and financial markets. Belgian Financial Forum, Brusse, 2001.

Pasar Uang

          Uang adalah alat tukar saat melakukan transaksi jual-beli, baik itu dalam jumlah yang kecil ataupun dalam jumlah yang besar. Uang sangat di butuhkan dalam kehidupan sehari-hari, karena semuanya butuh uang. Banyak masyarakat yang tidak tau bagaimana car mengelolah uang atau dana yang mereka miliki. Bahkan saat akan membuka usaha atau melakukan investasi banyak investor yang memiliki kendala pada uang /dana. Ada juga investor yang kelebihan dana tapi tidak tau ingin dia dikemanakan. Tapi sekarang kekurangan dana ataupun kelebihan dana  bukan lah menjadi masalah semenjak adanya pasar uang.

          pasar uang (money market), atau juga disebut dengan pasar kredit jangka pendek adalah keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana, surat-surat berharga yang mempunyai jangka waktu 1 tahun atau kurang dari 1 tahun. Pasar uang memiliki beberapa ciri-ciri seperti, menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek, mekanisme pasar uang ditekankan untuk mempertemukan pihak yang mempunyai kelebihan dana dan yang membutuhkan dana, tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya pasar modal.

           Fungsi pasar uang, sebagai sarana alternatif khususnya bagi lembaga-lembaga keuangan dan peserta-peserta lainnya dalam memenuhi kebutuhan dana jangka pendek nya sebagai sarana pengendali moneter tidak langsung oleh penguasa moneter dalam melaksanakan operasi pasar terbuka, pasar uang dapat memberikan informasi bagi perusahaan pemerintah perorangan sektor luar negeri dan peserta pasar uang lainnya mengenai kondisi moneter efisiensi dan tingkah laku peserta pasar uang, Pasar uang tidak mempunyai lokasi tertentu sehingga transaksi-transaksi di pasar uang dilakukan dengan menggunakan telepon, reuters dan komputer. Disamping itu, pasar tersebut dapat diakses baik secara domestik maupun secara internasional.Transaksi pada pasar uang di lakukan secara langsung melalui media telephone  electronic data link dinamakan dengan over the counter (OTC) transaction.
Jadi jika membutuhkan atau kelebihan dana dan tidak tau harus kemana ? Maka pasar uang adalah jawabannya.

                   Daftar Pustaka

Vitor Gaspar, and Gabriel Perez-Qiros, and Jorge Sicilia,” The Monetary Policy decisions of the ECB and the money market”, 2002 
Wahyu Dewati, Iss Savitri Hafid, Dadal Angkoro, Ibrahim, Zainuddin Nasution. “ Mikrostruktur Pasar Uang Antar Bank Rupiah, 2004

Selasa, 10 November 2020

Pasar Keuangan ?

        Bagaimana pasar yang anda kenal ? pasar adalah tempat penghubung antara penjual dan pembeli dimana akan terjadi sebuah transaksi jual-beli. Pada dasarnya pasar yang dikenal oleh masyarakat umum adalah pasar yang menjual berbagai produk seperti sandang dan pangan baik itu bahan pokok makanan, pakaian, sepatu dan kebutuhan hidup lainnya. Tapi ada juga pasar yang menyediakan produk seperti surat berharga atau valuta asing yaitu pasar keuangan. Bagi para investor, pasar keuangan bukanlah tempat yang asing bagi mereka.
          
          Apa sih pasar keuangan itu ?   Pasar Keuangan merupakan tempat bertemunya antara pihak yang menjual dan pihak yang ingin membeli produk keuangan atau tempat bertemunya para pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang kelebihan dana. Mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang atau koporasi untuk dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi), dalam sekuritas komoditas dimungkinkan dapat melakukan pembelian dan penjualan awal atas produk-produk sumber alam seperti produk pertanian dan Pertambangan dan lain sebagainya.
 
         Pasar keuangan tentu saja memiliki memiliki fungsi bagi para investor, seperti: 
1. Sebagai sarana alternatif khususnya bagi lembaga lembaga keuangan
2. sebagai sarana pengendali moneter tidak langsung oleh penguasa moneter dalam melaksanakan operasi pasar terbuka 
3. Dalam hal fungsi informasi pasar uang dapat memberikan informasi bagi perusahaan, pemerintah, perorangan, sektor luar negeri dan peserta pasar uang lainnya

          Pasar uang memiliki beberapa jenis pasar dengan fungsi yang berbeda-beda, Seperti : 
1. pasar modal (capital market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka panjang dalam bentuk surat berharga 
2. pasar uang (money market), merupakan pasar diperjualbelikannya modal jangka pendek dalam bentuk surat berharga, seperti deposito berjangka,, wasel, atau proses dimana jangka waktunya kurang dari 1 tahun 
3. pasar valuta asing (foreign exchange market), merupakan pasar yang melakukan kegiatan transaksi valuta asing
4. pasar kredit konsumen (consumer credit market), merupakan pasar yang melayani pinjaman pembiayaan pinjaman untuk pembiayaan konsumen baik berupa produk barang atau jasa
5.pasar hipotetik (mortgage market), merupakan pasar yang melayani pinjaman untuk lahan real estate/ perumahan, komersial, industri, dan pertanian
6.pasar komoditas (future market), merupakan pasar yang melakukan kegiatan jual-beli komoditas tertentu seperti produk pertanian

          Walaupun pasar keuangan memberikan keuntungan bagi para investor, tapi pasti juga memiliki resiko yang kemungkinan akan dialamai oleh para investor. Risiko pasar keuangan ada dua yaitu : 
1. General money market risk (resiko pasar uang secara umum), resiko ini dialami oleh seluruh perusahaan yang disebabkan oleh suatu kebijakan yang dilakukan oleh lembaga terkait yang mana kebijakan tersebut mampu memberi pengaruh bagi seluruh sektor bisnis
2. Specific money market risk (risiko pasar uang secara spesifik) merupakan suatu bentuk resiko yang hanya dialami secara khusus pada satu sektor atau sebagian bisnis saja tanpa bersifat menyeluruh

          Ada juga beberapa hal yang merupakan Pemicu terjadinya risiko pasar keuangan yaitu :  
1. Telah terjadi perubahan instrumen pasar dari aset bank 
2. Terjadi gejolak dan likuiditas pasar
3. Neraca bank terdapat long atau short position pada rekening valas nya

          Pasar keuangan sangat dibutuhkan oleh para investor yang membutuhkan dana atau para investor yang bingung ingin membagikan dananya.

                   Daftar Pustaka

The Reuters Financial Training Series. An Introduction to Foreign Exchange & Money Markets, John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd, Singapore 1999.
US Securities and Exchange Commission,2001

Selasa, 03 November 2020

Mengenal Pasar Uang Lebih Dekat

Definisi Pasar Uang

          Pasar uang adalah pasar tempat suatu pihak meminjam dana dari pihak lainnya pada tingkat bunga-bunga tertentu dan biasanya untuk jangka waktu di bawah 1 tahun. Seperti pengertian pasar lainnya, pasar uang adalah suatu pasar tempat terjadi pertemuan antara penjual dan pembeli yang kesepakatannya membentuk harga barang/jasa. Pada pasar uang, 
harga yang terbentuk dinamakan suku bunga. Hukum permintaan dan penawaran juga berlaku di pasar ini. Bila permintaan akan dana meningkat, maka suku bunga akan naik. Demikian sebaliknya, bila supply dana naik karena banyak orang menaruh dana di pasar uang, maka suku bunga akan turun. Pasar uang dari jenisnya terbagi menjadi dua yaitu pasar domestik dan pasar valuta asing.
Ciri Piranti Pasar Uang 

          Piranti-piranti pasar uang biasanya memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan umumnya diterbitkan dalam unit yang besar.piranti-piranti yang diperdagangkan biasanya mempunyai jatuh tempo atau jangka waktu transaksi dari 1 hari sampai dengan 365 hari tetapi secara umum jatuh tempo piranti-piranti pasar uang tersebut dibawah 3 bulan.

Fungsi dari Pasar Uang 

          Pasar uang juga memiliki beberapa fungsi bagi para pelaku-pelaku pasar uang. Fungsi pasar uang di antara lain adalah sebagai berikut : 
1. Fungsi Likuiditas, manfaat yang
diberikannya kepada para investor dalam rangka mengelola dana jangka pendek mereka yang idle dengan membeli piranti-piranti pasar uang, seperti certificate deposit, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan deposito berjangka pendek untuk memeperoleh pendapatan.

2. Fungsi sebagai sarana penyaluran kebijaksanaan (channel for implementing policies).

3. Fungsi Informasi, perkembangan pasar uang dapat memberikan informasi bagi pelaku-pelaku di pasar uang seperti perusahaan, perbankan, pemerintah, otoritas moneter mengenai kondisi moneter, arah kebijakan, preferensi, dan tingkah laku peserta pasar uang maupun kondisi dan prospek ekonomi di dalam maupun di luar negeri.

4. Accumulation Of Wealth, menempatkan harta lancar (liquid assets) mereka pada piranti-piranti pasar uang yang memberikan pendapatan.

5. Allocation Of Wealth (direktorat riset ekonomi dan kebijakan moneter),fungsi yang ditawarkan oleh pasar uang kepada para investor yang ingin mendiversifikasi asset yang mereka miliki. 

Risiko Pasar Uang 

          Pasar uang selain memberikan keuntungan juga memungkinkan memberikan resiko. Ada beberapa resiko yang kemungkinan akan terjadi di pasar uang, yaitu : 
1. Resiko pasar (Market Risk), resiko pasar ini terjadi akibat fluktuasi harga, suku bunga ,dan pergerakan nilai tukar.

2. Resiko penanaman kembali  (Reinvestment Risk) yaitu resiko yang terjadi akibat mengalihkan investasi.

3. Resiko gagal bayar (Default Risk), yaitu resiko akibat pembayaran yang tidak terpengaruhi pada saat tagihan jatuh tempo.

4. Resiko fundamental (Fundamental  Risk), yaitu resiko akibat perubahan makro ekonomi, moneter, fiskal, dan kebijakan pemerintah lainnya.

Pelaku-pelaku dari kegiatan pasar uang

          Pelaku-pelaku kegitan yang terlibat dalam kegiatan pasar uang, diantaranya :
1. Bank-bank Komersial, Bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya membutuhkan likuiditas dapat meminjam dana jangka pendek pada bank sentral dengan sistem discount window.

2. Pemerintah, membutuhkan dana
talangan (bridging funds) yang besar untuk membiayai proyek-proyek pemerintah karena adanya perbedaan waktu antara penerimaan dari pajak maupun penerimaan lainnya dengan pengeluaran yang harus dilakukan.

3. Perusahaan-perusahaan (Swasta dan Pemerintah), Perusahaan-perusahaan nonfinancial institutition dan nonbank
financial business menghimpun dana dari pasar uang dengan menerbitkan surat-surat berharga jangka pendek berupa unsecured promissory notes.

4. Money market funds (MMF), adalah sejenis perusahaan reksadana yang diatur dalam undang undang Pemerintah Amerika Serikat tempat perusahaan-perusahaan tersebut melakukan kegiatan investasi pada surat-surat berharga yang berisiko rendah.

5. Money Market Mutual Funds (MMFs), perusahaan broker dan kelompok reksadana (mutual funds group) membeli surat-surat berharga jangka pendek dari pasar uang dan kemudian menjual kembali kepada individu-individu, perusahaan, dan 
penanam modal institusi (institutional investor) berupa shares.

6. Future Market Exchange, perusahaan Reksadana yang melakukan investasi pada surat-surat berharga milik pemerintah, certificate of deposits, commercial paper, dan surat-surat berharga lain yang likuid dan aman.

7. Brokers dan Dealers, Dealers menggunakan piranti repo untuk membiayai invenstori mereka berupa surat-surat berharga (securities) yang mereka miliki. broker dalam kegiatannya mempertemukan pembeli dan penjual yang untuk jasa itu broker mendapat jasa (broker fee).

8. Bank Sentral, pelaku utama pada pasar uang salah satu tugas utamanya adalah menjaga stabilitas moneter dan harga melalui pengendalian jumlah likuiditas di pasar uang.

9. Government sponsored enterprises, perusahaan-perusahaan
swasta yang bergerak pada bidang keuangan (financial intermediaries) yang terkait erat dengan pemerintah federal. Institusi ini meminjam dana dari pasar keuangan dan menyalurkan kembali
dana tadi, biasanya untuk kegiatan sektor pertanian dan perumahan.

10. Short-term investment pools (STIPs) lembaga perantara keuangan ( financial intermediaries) yang membeli piranti-piranti pasar uang jangka pendek dalam jumlah besar dan kemudian menjual kembali berupa saham (shares) kepada investor.

11. Short-term Investment Funds (STIF-s), dikelola oleh bank trust department untuk mengelola berbagai account kemudian dana yang idle tersebut digunakan untuk membeli surat-surat berharga pasar uang.

12. Local Government Investment Pools (LGIPs), adalah investment pools yang
dibentuk oleh negara-negara bagian di Amerika Serikat sehingga memungkinkan pemerintah daerah atau lokal untuk membeli piranti-piranti pasar uang dalam jumlah besar. Tujuan investasi adalah untukmengoptimalkan dana idle sementara.

Lokasi dan Mekanisme Pasar Uang

          Pasar uang tidak mempunyai lokasi tertentu sehingga transaksi-transaksi di pasar uang dilakukan dengan menggunakan telepon, reuters dan komputer. Disamping itu, pasar tersebut dapat diakses baik secara domestik maupun secara internasional.Transaksi pada pasar uang di lakukan secara langsung melalui media telephone  electronic data link dinamakan dengan over the counter (OTC) transaction.

Pasar uang dan kebijakan moneter

          pasar uang merupakan salah satu institusi yang mempunyai peranan penting bagi bangsa terutama dalam mengimplementasi kebijakan moneter. Kebijakan moneter yang diambil melalui operasi pasar terbuka apalah Bank sentral menggunakan target kuantitas atau uang primer atau suku bunga dalam rangka mencapai sasaran akhir yang telah ditetapkan pada tahap awal akan mempengaruhi berbagai suku bunga di pasar uang yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap variabel makro ekonomi lainnya seperti, nilai tukar konsumsi investasi dan pada akhirnya tingkat inflasi dan output. Pasar uang efisien ditandai dengan antara lain kepemilikan karakteristik likuiditas yang optimum stabil sepenuhnya terintegrasi dan tidak tersegmentasi sehingga peranti dengan karakteristik yang sama akan ditransaksikan pada harga yang relatif sama. Oleh karena itu suku bunga relatif stabil dan tidak mudah bergejolak karena perubahan shifting likuiditas.

struktur pasar uang

          Struktur pasar uang dapat dianalisis dari pelaku-pelaku kegiatan pasar uang yaitu melihat keberadaan pemain atau pelaku bank utama individu termasuk seberapa besar pangsa mereka di pasar serta perilaku pemain utama tersebut dalam memanfaatkan posisi mereka untuk mencari keuntungan atau client relationship. Mereka muncul antara lain karena memiliki kelebihan dana yang besar harga atau tingkat suku bunga yang menarik serta pelayanan yang lebih baik dan cepat keberadaan pelaku utama terkait dengan praktek yang berlaku di pasar uang antar bank.

Perkembangan Pasar uang rupiah di Indonesia

          Pasar keuangan (Financial Market) sangat berperan penting dalam meningkatkan efisiensi perekonomian melalui penyaluran dana dari pihak-pihak yang mempunyai surplus dana kepada pihak-pihak yang membutuhkan baik untuk kegiatan investasi maupun kegiatan ekonomi lainnya. Bagi otoritas moneter keberadaan pasar keuangan penting untuk mendapatkan informasi. Sekurang-kurangnya ada tiga informasi yang dapat dimanfaatkan dari pasar keuangan yang 
berkembang. Pertama, memberikan informasi awal atas ekspektasi pasar terhadap perkembangan makro ekonomi; Perubahan struktur tingkat suku bunga terkait dengan arah pertumbuhan ekonomi ke depan.

         Keduaperkembangan dari expected volatility dari harga future financial 
markets memberikan sinyal tingkat ketidakpastian dalam perekonomian, meskipun sampai saat ini belum ada kesepakatan umum mengenai bagaimana membaca tingkat volatility secara pasti.

          Ketiga, harga-harga di pasar keuangan memberikan indikator terhadap ekspektasi dari pelaku-pelaku pasar, terkait dengan tindakan kebijakan moneter.

          Bagi bank sentral pasar uang merupakan media yang penting dalam mengimplementasikan kebijakan moneter baik yang memilih strategi kuantitas (uang beredar) maupun harga (suku bunga) dalam rangka mencapai sasaran akhir bank sentral, yaitu tingkat stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan penyerapan tenaga kerja. Untuk mencapai sasaran-sasaran 
dimaksud, bank sentral berupaya mempegaruhi tingkat likuiditas
perbankan serta suku bunga jangka pendek yang lebih lanjut berdampak pada aktivitas perekonomian secara makro.

          Perkembangan pasar keuangan di Indonesia tidak terlepas dari serangkaian kebijakan deregulasi di bidang perbankan sejak dekade 1980 an. deregulasi tersebut telah berhasil mendorong sektor perbankan tumbuh dengan pesat baik jumlah aset, jumlah bank, maupun produk perbankan sendiri. deregulasi juga mengakibatkan munculnya berbagai lembaga keuangan diluar Bank, seperti perusahaan pembiayaan, Reksadana, dan pasar modal sebagai alternatif untuk menempatkan dana baik bagi investor dalam negeri maupun bagi investor luar negeri serta tempat meminjam bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Kebijakan-kebijakan Pasar Uang Indonesia

          Kebijakan Bank Indonesia dalam rangka pengembangan pasar uang rupiah membuat berbagai kebijakan yang telah diambil selama ini antara lain:
1. Penggunaan sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebagai piranti OPT dan sekaligus sebagai piranti pasar uang.
2. Penggunaan surat-surat berharga pasar uang (SBPU).
3. Pengembangan pusat informasi pasar uang (PIPU).
4. Penetapan Jakarta offered rate (JIBOR) sebagai reference rate untuk mengetahui arah perkembangan suku bunga bagi pelaku pasar uang.
5. Penyelesaian transaksi.
6. Adanya suku bunga penjaminan pasar uang antar bank.
7. Fasilitas pendanaan jangka pendek bagi bank umum.
8. Memfasilitasi terbentuknya master repo agreement.

Pasar uang di Indonesia

         piranti pasar uang di Indonesia yang utama yaitu: 
1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI), merupakan surat berharga atas unjuk dalam Rupiah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan hutang berjangka waktu pendek dengan sistem diskonto.

2. Surat-surat berharga pasar uang (SBPU), surat berharga jangka pendek dalam Rupiah yang dapat diperjualbelikan secara diskonto di pasar uang.

3. wesel dan Promes, Promes adalah surat sanggup bayar dalam jumlah, tanggal, dan jangka waktu tertentu yang diterbitkan oleh yang terhutang (issuer). Sedangkan wesel adalah surat tagih kepada debitur yang diterbitkan oleh penarik (kreditur) dalam jumlah, tanggal dan jangka waktu tertentu.

4. Pasar uang antar bank (PUAB), sarana pinjam meminjam yang dilakukan oleh antarbank dengan menggunakan telepon atau melalui Reuter. Setiap bank 
peminjam akan menerbitkan promes, sedangkan bank pemberi akan
menerbitkan nota kredit. 

5. Certificate deposit (CD), Sertifikat Deposito adalah surat berharga atas unjuk dalam Rupiah yang merupakan surat pengakuan hutang dari bank yang dapat 
diperjualbelikan di pasar uang.

6. Surat berharga komersial (commercial paper /CP), adalah surat sanggup tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan bukan bank dan diperdagangkan melalui bank atau perusahaan efek, berjangka waktu pendek, dan diperdagangkan dengan sistem diskonto. 

7. Brankers acceptance (BA), wesel berjangka yang ditarik oleh eksportir
(benefeciary) dan yang menjadi debitur (tertariknya) adalah importir (applicant) yang diaksep oleh bank, diterbitkan dalam rangka pembiayaan transaksi perdagangan internasional maupun 
dalam negeri, berjangka waktu pendek dan diperdagangkan secara diskonto.


                    Daftar Pustaka

Direktorat Pengelolaan Devisa.”Kajian Alternatif Piranti Transaksi Derivatif Dalam Rangka Pengendalian Risiko Pengelolaan Cadangan Devisa”, 2002 .
Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank  Indonesia”Perkembangan Pasar Keuangan di Indonesia”, berbagai  issue. 
Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, “ Perkembangan Pasar Keuangan di Indonesia”, Semester I 2002.

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

          Pasar uang dan pasar modal tentu saja berbeda baik itu instrumen yang di perjualbelikan ataupun jangka waktunya. Perbedaan pasar u...